Last week, I went for a holiday after loooongg working hours. I was thinking to celebrate someone's birthday. It's a surprise though, and it really worth it.
I drive alone and I enjoy every hour of it. Lama rasanya tak berjalan jauh - jauh. Syok pulak rasa makan angin. Plus a surprise, so aku rasa cam excited nak sampai. Cakap banyak pon tak guna. Lets have a look. Hehehehe...
Ni rumah lama kitorang sebelum abah bersara and we moved to Johor. Rindu nak masuk dalam base ni jumpa kawan - kawan lama dari dulu tapi apakan daya abah tak bagi kitorang travel jejauh dulu sensorang. Huuuuuu... Tapi sekarang mostly kawan - kawan aku pun dah pindah sebab bapak masing - masing dah bersara kan. Gambar #3 tempat aku main lari - lari kalau lambat pergi sekolah. Hehehehe..
Babaii. Kang panjang umur datang lagi. Hehehehe.. Lagipun dah 11 tahun kan pindah dari sini. Banyak betul perubahan.
Okay. Since kata tadi celebrating a birthday. Meh sini nak tengok gambar orang muka excited dapat kek. Dan surprise. Dan hadiah.
P/s : Nampak tak muka eksaited beliau? Hahahahahaha..
Happy birthday. May you have more and more to celebrate.. Lalalala..
You would be an outdated human being in our universe without a Facebook account. Seriously, you don't have any? It's either you are a loner, or a loser, or both, maybe? Hahahaha. Bapak aku yang umur 52 y.o pun ada kot. Takkan la korang takde, ek? Blerggghh.
The question is, how much are you addicted to it? The Facebook I mean. 6 hours? 12 hours? 24/7? Wow. Seronoknya hidup tak payah buat apa - apa sepanjang hari tetapi ber 'Facebok' ing for the whole day? Oh. Bekerja. Is that okay online using company Internet line? I thought most of employer doesn't allowed their employee to use Facebook while working. Tapi sekarang zaman dah maju. Dengan data plan bernilai serendah RM2 sehari, you may go online for the whole day using your smartphone. Anywhere. Anyplace. Untungla si Mark Zukerberg. Beliau goyang kaki saham juta - juta while we're working to our bones just to pay our own bills. Okay. Exaggerates here.
Dan, aku tak faham kenapanya yang penting bebenor Facebook sampai lupa the real world. The real people. The real shit you had around you. Kata mak aku, taksub bebenor dengan FB. Padahal beribu - ribu friend kat Facebook tu, berapa kerat je yang personally in person you really know? Tak payah cakap orang lainla. Aku pun ada akaun Facebook. Tapi kebanyakan daripada mereka adalah kawan - kawan lama, ex-schoolmates, ex-classmates, ex-roommates, ex-boyfriend. Itu pun ada yang aku ingat - ingat lupa. Friend request pending pun banyak lagi tak approve. Sebab? Rasa macam kelakar lak nak approve jadi kawan, tapi sebenarnya apa pun tak tau pasal orang tu. Tu belum lagi cerita tak nak approve friend request kat Facebook pun jadi issue on your real life. Seriously guys? Get a life.
Pantang pergi mana - mana, share location, update status. Tag people here and there. Baru - baru ni aku ada tengok iklan kat Tv. Tak sure which channel. Yang minta kita berwaspada menggunakan laman sosial. You never knew if someone was stalking you. Waiting for a chance. To rob, to kidnap, nauzubillah. Mintak dijauhkan kita semua dari perkara yang tidak -tidak. To prevent dear, we never knew what will happens next.
Moral of the story? Go for real. I mean literally. REAL. Get real friends, get real life, stop stalking, meddling with real people around you will help you gain self-confidence. Get active guys. Stopla main game merepek kerepek kat Facebook tu. Dan stop hantar aku request game jugak.